Isnin, 26 Julai 2010

KEPADA APA YANG DISEBUT 'PAHLAWAN NEGARA'



Sajak:

KEPADA APA YANG DISEBUT 'PAHLAWAN NEGARA'

Barang kali
Kalian bangga dengan bintang kehormatan berkilauan di dada
Barangkali
Kalian mabuk oleh sanjungan riuh rendah

Namun,
Pernahkan kalian teliti
Kemuliaan istimewa yang maung ini?
Pernahkan kalian bermandi darah merempuh hujanan peluru lanun Jepun?
Pernahkah kalian bertindak seperti pelopor bangsa yang abadi:
Datok Maharajalela,
Datok Bahaman,
Tok Janggut…
Membusungkan dada menghadapi benet penceroboh?
Pernahkah kalian bertindak seperti arwah-arwah pahlawan rakyat yang luhur:
Kesatria anti-Jepun,
Pahlawan anti-British,
Pejuang patriotic dan demokratik…
Membela bangsa dan rakyat
Dengan tulang empat kerat yang membaja.

Tidak, tidak pernah!
Dalam pertempuran untuk kemerdekaan nusa,
Dalam perjuangan untuk demokrasi rakyat
Semasa “13 Mei”,
Di Tasik Utara,
Di Baling,
Di Kampung Memali,
Alangkah kejinya peranan kalian!

Kalian mengangkat senjata dan belantan pemberian seteru
Kalian anjing buruan bertekuk lutut di hadapan orang putih
Kalian, dan kalianlah
Yang membunuh puluhan ribu
Saudara setanah air
Dan kalian jugalah
Yang memelihara sejemput rejim pembesar.

Barang kali, kalian adalah setia,
Tapi setia membela kedurjanaan dan kekejaman;
Barang kali, kalian adalah berani
Tapi berani melanyak demokrasi dan keadilan.
Bangsat pembantu jahat, tukang pukul
Itulah imej kalian!

“Pahlawan Negara” betapa
Menyenangkan telinga
Namun,
Pernahkah kalian terlintas dalam hati:
Betapa besar dosanya
Betapa durjananya
Berdepan dengan tanah air dan rakyat
Berdepan dengan sejarah dan masa depan!

Sungguh kasihan
Sangat menyedihkan
Amat memalukan
Apa yang dinamakan “Pahlawan Negara” macam itu!

3 ulasan:

zaidimusa berkata...

mengaku sebagai 'pahlawan negara' tetapi di mana mereka semasa rakyat memerlukan? berjuang utk kepentigan, tidak ikhlas dlm perjuangan. ini adalah sajak jujur dr seseorang yg jujur dlm perjuangan tanpa mengharap 'kerlipan' pingat,pangkat2, anugerah2 dr 'manusia2 durjana'
terima kasih kerna menulis sajak ini.

NIPAH VIEW berkata...

INILAH SEBENARNYA PEJUANG YANG BERJUANG. MOHON IZIN KALAU ADA RUANG DAN WAKTU SAJAK INI AKAN DIDEKLAMASIKAN SEWAKTU MENYAMBUT KEMERDEKAAN KELAK.

Mat Amin berkata...

terima kasih NIPAH VIEW

REJIMEN KE-10 TRM